Pages

Selasa, 03 Juni 2014

Penyakit Pembunuh Wanita No 1 di Dunia

PENYAKIT PEMBUNUH WANITA NOMOR 1 DI DUNIA
Di negara-negara berkembang seperti Indonesia penyakit kanker serviks merupakan penyebab utama kematian bagi wanita. Di dunia, setiap dua menit seorang wanita meninggaldi dunia akibat kangker serviks jadi jangan lagi memandang ancaman penyakit ini dengan sebelah mata. Maka ketahuilah:
1.      Apakah kanker serviks itu?
Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah jenis penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim yaitu bagian rahim yang terletak di bagian bawah yang membuka kearah liang vagina. Berawal dari leher rahim, apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh.
2.      Seberapa bahaya kanker serviks ini?
Badan kesehatan dunia menyatakan bahwa saat ini kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada kebanyakan wanita di dunia. Di Indonesia setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks, dan kira-kira sebanyak 8.00 kasus diantaranya berakhir dengan kematian. Di Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi didunia.mengapa bisa begitu bahaya? Pasalnya, kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut.sulit di deteksi hingga penyakit sudah mencapai stadium lanjut.
3.      Bagaimana penularan kanker serviks?
Kanker ini di sebabkan oleh virus HPV(human papilloma virus). Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubunga seksual, terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual kegenital. Sebab tak hanya menular melalui cairan tapi virus ini juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit.
4.      Apa saja gejala kanker serviks?
Pada tahap awal penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. Gejala fisik serangan penyakit ini pada umumnya hanya dirasakan oleh penderita kanker stadium lanjut, yaitu munculnya rasa sakit dan pendarahan saat berhubungan intim, keputihan yang berlebihan dan tidak normal, pendarahan diluar siklus menstruasi serta penurunan berat badan drastis.
5.      Siapa yang beresiko terinfeksi kanker serviks?
Wanita yang rawan mengidap kanker serviks adalah mereka yang berusia antara 35-50 tahun.terutama yang aktif secara seksual sebelum usia 16 tahun. Perkembangan ini memakan waktu antara 5-20 tahun. Hubungan seksual terlalu dini bisa meningkatkan resiko terserang kanker serviks 2 kali dibanding perempuan yang melakukan hubungan seksual setelah hubungan 20 tahun.
6.      7 faktor resiko terkena kanker mulut rahim, diantaranya:
·        Karna pernikahan dini
·         wanita tersebut punya banyak pasangan atau suaminya yang punya banyak pasangan
·        Sering mengalami infeksi didaerah kelamin
·        Banyak melahirkan anak
·        Wanita perokok
·        Penggunaan celana dalam maupun celana luar yang terlalu ketat
·        Akibat pencemaran bahan kimia dalam jangka lama seperti zat dioxsin / clorin yang paling banyak terdapat dalam pembalut, pempers balita dan tisue yang ada di pasaran
7.      4 sumber penularan kanker serviks:
·        Karena hubungan seks salah satu pasangan atau kedua-duanya dalam keadaan kotor
·        Toliet umum
·        Air yang dipakai
·        Closet duduk
8.      Kalu sudah terinfeksi kanker serviks, bisakah di sembuhkan?

Berhubungan tidak mengeluhkan gejala apapun, penderita kanker serviks biasanya datang ke rumah sakit ketika penyakitnya sudah mencapai stadium 3. Masalahnya kanker serviks yang sudah mencapai stadium 2 sampai stadium 4 telah mengakibatkan kerusakan pada organ-organ tubuh, seperti kandung kemih, ginjal, dan lainnya. Karenanya operasi pengangkatan rahim saja tidak cukup membuat penderita sembuh seperti sedia kala, selain operasi penderita masih harus mendapatkan terapi tambahan, seperti radiasi dan kemoterapi, langkah tersebut sangat diperlukan sekalipun tidak dapat menjamin 100% penderita mengalami kesembuhan dan yang diterima pasangan (suami) bila tertular jalan satu-satunya di potong.

0 komentar:

Posting Komentar